Akifa & Nuriye

13920554_10206767453613816_7789737954694781140_o.jpgKemarin malam De Nuri (panggilan Nuriye) sakit flu dan panas yang membuat saya dan istri harus begadang. Pukul dua malam Teteh Kifa (panggilan Akifa) terbangun karena terganggu suara nangis de Nuri. Ketika Abi dan Umminya sudah ngantuk berat, Teteh Kifa segera pindah ke samping adiknya (de Nuri), dan mengajak ngobrol hingga mereka berdua tertawa, yang terdengar ‘ Dede sakit, sayang, ‘ sisanya entah apa yang dibicarakan.Saya hanya tersenyum melihat mereka berdua begitu akrab, bahkan memberikan hiburan untuk adiknya yang sedang sakit. Continue reading “Akifa & Nuriye”

Tragedi Yuyun, Potret Pendidikan dan Moral di Indonesia

Kasus yang menimpa alm. Yuyun benar-benar menyayat hati. Tiba-tiba saya merasakan ketakutan akan  profesi saya sebagai seorang guru sekolah dan sekaligus seorang ayah untuk kedua puteri . Profesi sebagai guru, saya khawatir  kejadian tersebut menimpa anak didik saya. Dan sebagai ayah, saya khawatir terhadap kedua puteri saya yang masih kecil. Walaupun tragedi yang menimpa alm. Yuyun berlokasi di pulau seberang, saya bener-bener gelisah dan merasa ada yang tidak beres dengan moral anak-anak bangsa ini.

Continue reading “Tragedi Yuyun, Potret Pendidikan dan Moral di Indonesia”

Pendidikan Berbasis Peradaban

image

Akhirnya kesibukan persiapan SSN (Sekolah Standar Nasional) sudah terlewati. Semoga saja SMP Bina Utama masuk kriteria SSN. Aamiin

Latar belakang saya bukan sarjana pendidikan, namun minat terhadap pendidikan sudah lama. Memang saya pernah mempunyai impian tentang pendidikan Islam yang memiliki fasilitas yang lengkap, perpustakaan megah dan koleksi buku lengkap, dan memiliki kurikulum unggulan.
Continue reading “Pendidikan Berbasis Peradaban”

Napas baru Dakwah, by Ade Winata

Napas baru Dakwah
-Ade Winata-

===============================================
“Sekularisme itu sesuatu yang berbeda dengan sekularisasi. Cak Nur menolak sekularisme karena sekularisme menjauhkan bahkan memusuhi agama dari negara. Cak Nur itu menginginkan sekularisasi. Artinya kita harus bisa membedakan hal-hal yang statusnya profan dan sakral. Yang profan statusnya harus tetap profan. Jangan disakralkan. Kita diajak untuk bersikap proporsional. Sesuatu yang sakral kita sakralkan. Segala yang profan kita profankan,” tegasnya.

– Shohibul Iman Phd-  Continue reading “Napas baru Dakwah, by Ade Winata”