Posted in Agama dan Politik

BELAJAR DARI SEORANG PETANI

 Gambar
Kebanyakan orang sangat suka terlihat kaya oleh orang lain, bukan focus membangun kekayaan. Ongkos untuk terlihat kaya itu jauh lebih mahal daripada menjadi kaya. 
 
Orang bermental kaya focus membangun kekayaan. Orang bermental kaya sangat cermat membedakan antara asset (harta) dan liability (kewajiban). Sesuatu yang bisa menghasilkan uang adalah asset, dan sesuatu yang menghabiskan uang adalah liability. 

 

 
Mari kita belajar pada pasangan yang berprofesi sebagai petani. Pada awalnya mereka hanya memiliki sawah yang tidak luas. Hidup mereka bersahaja, sebagaimana layaknya kehidupan petani pada umumnya.  Setiap kali panen, mereka selalu menyisihkan sebagian hasilnya untuk ditabung. Ketika tabungan telah cukup, mereka membeli sawah lagi. Begitulah hingga hari ini. Kini, setiap kali panen, petani sederhana itu mampu membeli dua hingga tiga hektar sawah baru. Dari gaya hidupnya yang sederhana dan disiplin, pasangan petani itu berhasil mendidik dan menguliahkan kedua anaknya hingga menjadi dokter. Bahkan berkat bantuan mereka, anaknya yang berprofesi seorang dokter bisa mendirikan sebuah rumah sakit yang cukup besar di Karawang.

diambil dari buku 9 PERTANYAAN FUNDAMENTAL karya Heppy Trenggono.

2 thoughts on “BELAJAR DARI SEORANG PETANI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s