Posted in Inspirasi Kehidupan

Antara Jodoh dan Istikhoroh

bingung jodohPacar  itu belum tentu jodoh anda, begitu pula orang yang sangat anda harapkan belum tentu juga jodoh anda. Jodoh itu misteri, hanya Allah lah yang tahu  jodoh anda. Tugas manusia dalam mencari jodoh hanyalah  berdoa, berusaha, dan menyerahkan segala urusan itu kepada Allah SWT (tawakal).

Saya termasuk orang yang punya prinsip tidak akan pacaran sebelum menikah. Saya pun berusaha mencari  jodoh baik melalui jalur pribadi, jalur teman dan jalur ustadz.

Usaha mencari jodoh  jalur  pribadi sudah beberapa kali kandas. Kendalanya saat itu saya belum lulus dan belum punya penghasilan, dan beberapa tidak cocok.

Setelah lulus dan mendapatkan pekerjaan, saya mencoba sekali lagi mencari sendiri, namun  kandas  juga. Akhirnya saya meminta bantuan ustadz untuk mencari jodoh. Karena ustadz saya sibuk, akhirnya dibantu oleh teman kelompok pengajian. Tentunya dengan restu dan doa dari ustadz.

Setelah bertukar  biodata dan ada kecocokkan, saya dan seorang muslimah taaruf di rumah teman saya. Dan melanjutkan ke tahap taaruf (perkenalan) keluarga pihak seorang muslimah tersebut. Akhirnya kandas juga, keluarganya tidak menyetujui.

Saya hampir putus asa, hendak mencari jodoh ke siapa lagi. Saya punya rencana, jika usaha mencari jodoh melalui jalur taaruf (cara islami) kali ini gagal lagi, lebih baik pacaran aja,hehehe (ini Cuma rencana sob).

Saya meminta bantuan kepada teman  saya untuk mencarikan jodoh buat saya dengan criteria; solehah, cantik, pinter, dan suku sunda.

Seperti biasa kami saling  bertukar biodata, dan  taaruf di rumah ustadzahnya si wanita muslimah/akhwat itu. Dan melanjutkan taaruf keluarga pihak si akhwat, dan saya membawa seorang ustadz untuk mewakili saya. Karena memang keluarga si akhwat itu keluarga ustadz. Setelah beberapa lama mengobrol, alhmdulillah akhirnya sudah ada keputusan minggu depan langsung khitbah (silahkan juga baca MENIKAH ITU MENDATANGKAN REZEKI), dan sebulan lebih berikutnya langsung akad. Sebelum khitbah, saya bertemu dengan istri hanya dua kali, ta’aruf pribadi dan ta’aruf keluarga. Jika memang sudah jodohnya, insya Allah akan dipermudah segala urusan oleh-Nya.

Itulah sebabnya kenapa kita mesti sholat istikhoroh sebelum  memilih. Shalat istikhoroh merupakan sarana bagi kita untuk meminta petunjuk kepada Allah swt. Sebait kata do’a “Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih baik pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka takdirkanlah dan mudahkanlah urusan ini bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini…” Memang sederhana, tapi dahsyat sekali.  Dalam do’a istikhoroh kita meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui perkara ghaib, dan apabila memang itu sudah waktunya buat kita, Allah Swt. Akan mempermudah segala urusan kita dan mendatangkan segala kebaikan untuk kita.

Sebagai hamba Allah, semestinya kita tidak perlu berprasangka buruk kepada-Nya. Kita perlu berprasangka baik kepada-Nya, karena pengetahuan manusia itu terbatas, sedang pengetahuan Allah itu tidak terbatas. Allah mengetahui apa yang terbaik bagi hambanya yang taat. Sekali lagi tugas manusia di dunia ini dalam  mencari jodoh hanyalah  berdoa, berusaha, dan tawakal. Itu saja.

Cipanas, 3 September 2013

Iman Munandar

 

3 thoughts on “Antara Jodoh dan Istikhoroh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s