Posted in Agama dan Politik

Goresan Mimpi Seorang Anak

Gambar

Rutinitas mengajar kadang membuat jenuh. Karena hampir setiap hari selalu berhadapan dengan para anak didik itu-itu lagi. Hal itu yang saya rasakan.

Saya menyadari jika pendidikan itu factor yang sangat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Namun saya merasakan ada sesuatu yang kurang dalam system pendidikan Negara ini. Karena hampir semuanya bermuara pada nilai di atas kertas (ijazah).

Kemunduran yang dialami oleh bangsa Indonesia ini bukan karena kurangnya SDA, pendidikan yang kurang, dan lainnya sebagai. Permasalahannya terletak pada orangnya, terutama pelajar yang tidak mempunyai ambisi untuk mengejar kehidupannya yang lebih baik lagi. Lebih tepatnya pelajar bangsa ini tidak mempunyai mimpi dalam hidupnya.

Ketika jam mengajar itu belum selesai, saya menanyakan anak-anak didik di kelas tentang mimpinya. Rata-rata mereka bingung nantinya ingin menjadi seperti apa.

Saya menekankan bahwa mempunyai mimpi itu sangat penting bagi keberhasilan seseorang. Perbedaan orang biasa dengan orang yang berhasil tergantung ukuran mimpinya. Jika seseorang itu tidak punya mimpi, kehidupannya akan seperti biasa-biasa saja. Jika orang itu punya mimpi, focus berusaha untuk mewujudkan mimpinya, dan diiringi dengan doa, insya allah dia akan menjadi orang yang berhasil. Keberhasilan Soekarno, Habibie, Henry Ford, Bill Gates, semuanya diawali dari MIMPI.

Saya memberi tugas kepada anak didik di kelas untuk menulis mimpinya di buku masing-masing. Mereka sangat antusias, mereka mulai berimajinasi untuk merangkai mimpinya.

Mereka mulai terbuka pikirannya, mereka sudah menemukan mimpinya, dan mereka sudah tahu jalannya.

Salah seorang anak didik bermimpi ingin menjadi seorang arsitek, dan ingin kuliah di ITB. Yang lainnya ingin menjadi seorang Ulama, dan ingin kuliah di universitas al-Azhar Kairo. Saya mengaminkannya, semoga suatu saat mereka berhasil mewujudkan mimpinya.

Saya percaya, jika kemajuan sebuah bangsa tergantung pada mimpi para pelajar dan pemudanya. Saya sangat mempercayainya. Permasalahan bangsa ini terletak pada kurangnya ambisi para pelajar dan pemuda untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Itu saja.

Iman Munandar, Cipanas 19 – 09 – 13

2 thoughts on “Goresan Mimpi Seorang Anak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s