Posted in Agama dan Politik

Kecintaan Ali bin Abi Thalib (Bagian I)

saya sering mendapati orang-orang yang mengaku sebagai pecinta Ahli Bait terutama Ali bin Abi Thalib mencaci maki bahkan melaknat sahabat mulia seperti Abu Bakar, Umar bin Khotob, dan Utsman bin Affan. saya selalu bertanya dalam hati, apakah benar Ali bin Abi Thalib pernah mencaci maki dan melaknat mereka bertiga?

Pada akhirnya saya menemukan jawaban yang memuaskan dari sebuah buku Sirah Nabawiyah karya seorang ulama besar, DR. Muhammad Sa’d Ramadhan al-Buthy. Saya akan meringkasnya secara singkat.

A. Kecintaan Ali bin Abi Thalib kepada Abu Bakar

Setelah Rosulullah Saw. wafat, kaum muslimin yang berkumpul di Saqifah bani Sa’idah telah menyepakati bahwa Abu Bakar sebagai Khalifah pengganti Rosulullah. Ali bin Abi Thalib tidak pernah menentang kesepakatan tersebut. Adapun mengenai keterlambatan pembaiatan terhadap Abu Bakar dikarenakan perbedaan pendapat dengan Fatimah mengenai masalah warisan dari Rosulullah Saw.

Ketika dalam Perang Riddah, Abu Bakar bersiap memimpin pasukan ke Dzil Qishsah, namun Ali bin Abi Thalib mencegahnya seraya berkata, ” Wahai Khalifah Rosulullah, kuingatkan kepadamu apa yang pernah dikatakan oleh Rosulullah Saw. pada perang Uhud, ‘Sarungkanlah pedangmu dan senangkanlah kami dengan dirimu. ‘ Demi Allah, jika kaum muslimin mengalami musibah karena kematianmu, niscaya mereka tidak akan memiliki eksitensi sepeninggalanmu.”

Bahkan ketika Abu Bakar memprakarsai ekspansi militer ke negeri-negeri Romawi Timur (Byzantine), beliau bertanya kepada Ali. Ali bin Abi Thalib mendukung gagasan tersebut. Di mata Abu Bakar, posisi Ali bin Abi Thalib baginya sangat penting dalam kepentingan dakwah Islam.

Sekiranya benar bahwa Ali bin Thalib mempunyai kebencian kepada Abu Bakar, tentunya tidak mungkin Ali melakukan pembaiatan, mencegah kepergian Abu Bakar dalam memimpin perang, dan mendukung langkah-langkah Abu Bakar sebagai Khalifah. Apapun yang dilakukan oleh Ali bin Thalib dalam penjelasan di atas merupakan bentuk kecintaan kepada Abu Bakar. Jika kecintaan Ali bin Abi Thalib terhadap Abu Bakar begitu besar, kenapa harus mencaci maki dan melaknat Abu Bakar?

selesai di Kaki Gunung Gede Pangrango yang dingin

2 thoughts on “Kecintaan Ali bin Abi Thalib (Bagian I)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s