Posted in Agama dan Politik

Kitab Khulashoh Nurul Yaqin (Ringkasan Sejarah Rosulullah Saw)

Ketika diamanahi untuk mengajar Tarikh Islam, saya dikasih 2 buku terjemahan Tarikh Nabi karya Umar Abdul Djabbar. Awalnya saya mengalami kesulitan untuk memahaminya. Ternyata bahasa terjemahannya memakai bahasanya Upin dan Ipin, film kesukaan kedua anak saya,hehehe.  Saya pribadi lebih memahami bukunya yang berbahasa arab. Umar Yahya Abdul Djabbar nama lengkapnya, seorang ulama dari Mekkah yang merantau ke Indonesia. Beliau menjadi penulis dan guru agama,. Beliau pun berjasa menyusun buku-buku muqarrar berbahasa arab untuk santri pemula. Diantaranya kitab Khulashoh Nurul Yaqin 2 juz yang sampai sekarang dipakai di pesantren-pesantren di Indonesia. Untuk kedua kitab tersebut saya mengacungkan jempol. Walaupun tipis dan ringkas, tapi sangat lengkap disertai rangkaian syariat2 yang diberlakukan. Pada era perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, para ulama dan santri sangat berperan. Mungkin bisa jadi spirit perjuangan mereka berasal dari Sirah Nabawiyah. Pada perang Salib, Salahudin al-Ayubi mengadakan sayembara penulisan riwayat dan puji-pujian terhadap Rosulullah Saw. Dalam upaya untuk meningkatkan semangat jihad dan persatuan umat.  Pada kompetisi ini dimenangkan oleh Syekh Jafar al-Barzanji. Kitabnya menjadi populer di seluruh pelosok negeri muslim. Di Indonesia lebih dikenal dengan kitab al-Barzanji, dan sering dibacakan setiap acara maulid Nabi Saw.

Saya telah membaca buku sirah nabawiyah karya Said Ramadhan al-Bhuty, tulisannya bagus dan kuat ibrohnya yang bisa diambil. Sementara buku sirah nabawiyah karya Sahafiyurrahman al-Mubarokfury kuat dengan alur cerita yang detail dan menarik. Sirah Nabawiyah karya Hasan an-Nadwi, sangat bagus untuk kalangan remaja.  Sedangkan Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam, belum baca, mudah2an ada rejekinya,hehehe

Dengan kesadaran ini, saya menulis perjalanan kisah Rosulullah secara berangsur-angsur pada blog www.imanakifa.blogspot.com. Saya menyadari tidak setiap sekolah diajarkan tentang sejarah Rosulullah Saw, walaupun ada tapi tidak lengkap. Mudah-mudahan usaha kecil ini bisa menembus ruang dan waktu. Minta doanya dari para readers, semoga saya tetap konsisten menulisnya. Aamiin.


Selesai di kaki Gunung Gede Pangrango yang dingin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s